Ramadhan Bulan Suciku

KEISTIMEWAAN & KEUTAMAAN BULAN RAMADHAN

     Saat mendengar kata "Ramadhan" Kita pasti sudah mengetahui bulan apakah ini?

Banyak keutamaan dan keistimewaan di dalamnya, amalan ibadah apa saja yang kita bisa perbuat dalam bulan suci Ramadhan yang penuh berkah, ampunan, dan mulia ini? 

Nah, didalam artikel ini kamu akan diajak untuk mengenali lebih dalam lagi tentang bulan Ramadhan. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kalian ya teman-teman!


      Ramadhan adalah bulan yang suci dan penuh berkah. Di dalamnya terdapat berbagai keutamaan.

Orang yang berhak mendapatkan keutamaan Ramadhan adalah orang-orang beriman. Seperti yang terkandung dalam surat Al-Baqarah ayat 183, bahwa yang dipanggil untuk melaksanakan ibadah puasa adalah orang yang beriman.

Penekanannya bukan orang Islam ataupun manusianya, tetapi yang beriman. Karena itu tidak heran ketika Ramadhan datang, tidak semua orang berpuasa tanpa alasan yang dibolehkan. Sebab, tingkat keimanan setiap orang berbeda-beda.

Keutamaan Ramadhan juga telah disebutkan oleh Nabi Muhammad SAW, yang telah diriwayatkan oleh Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu: Adalah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memberi kabar gembira kepada para sahabatnya dengan bersabda, "Telah datang kepadamu bulan Ramadhan, bulan yang diberkahi. Allah mewajibkan kepadamu puasa di dalamnya, pada bulan ini pintu-pintu Surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup dan para setan diikat, juga terdapat pada bulan ini malam yang lebih baik daripada seribu bulan, barangsiapa tidak memperoleh kebaikannya maka dia tidak memperoleh apa-apa." (HR Ahmad dan An-Nasa'i)

Sedangkan dari Ubadah bin AshShamit, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Telah datang kepadamu bulan Ramadhan, bulan keberkahan. Allah mengunjungimu pada bulan ini dengan menurunkan rahmat, menghapus dosa-dosa dan mengabulkan doa. Allah melihat berlomba-lombanya kamu pada bulan ini dan membanggakanmu kepada para malaikat-Nya, maka tunjukkanlah kepada Allah hal-hal yang baik dari dirimu. Karena orang yang sengsara ialah yang tidak mendapatkan rahmat Allah di bulan ini." (HR Ath Thabrani)

Adapun keistimewaan dan keutamaan Ramadhan lainnya sebagai berikut:

1. Ramadhan adalah satu-satunya nama bulan yang ada di Alquran. Salah satunya berada pada QS Al-Baqarah.

2. Pada bulan ini, terdapat sebuah malam lebih baik daripada 100 bulan. Hal ini dijelaskan pada surat QS Al-Qard ayat 3. Yang artinya: Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.

3. Di bulan Ramadhan, umat Islam yang beriman diwajibkan ibadah puasa. Telah dijelaskan dalam surat Al-Baqarah ayat 183, yang artinya: Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.

4. Pada bulan Ramadhan, terdapat pengampunan dosa. Di Bulan Suci ini pula pintu surga telah dibuka, dan pintu neraka ditutup.

5. Ladang atau media penebusan dosa atau kafarat hingga bulan Ramadhan berikutnya. Sepanjang sholat fardhu dari satu Jumat ke Jumat berikutnya.

6. Saat bulan Ramadhan, amal ibadah akan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT.

Pengertian Puasa

Puasa secara bahasa artinya menahan dari sesuatu. Adapun secara istilah syar’i artinya menahan diri dari makan, minum, dan dari segala pembatal puasa yang disertai dengan niat dari mulai terbitnya fajar shadiq hingga terbenamnya matahari.

Macam-macam / Jenis-Jenis Puasa

Puasa Wajib

  • Puasa Ramadan
  • Puasa karena nazar
  • Puasa kifarat atau denda

Puasa Sunah

  • Puasa 6 hari berturut-turut di bulan Syawal, dimulai pada hari ke-2 (setelah Idul Fitri) sampai hari ke-7
  • Puasa Arafah pada tanggal 9 Dzulhijah bagi orang-orang yang tidak menunaikan ibadah haji
  • Puasa Senin-Kamis
  • Puasa Daud (sehari puasa, sehari tidak), bertujuan untuk meneladani puasanya Nabi Daud As.
  • Puasa 3 hari pada pertengahan bulan (menurut kalender islam)(Yaumil Bidh), tanggal 13, 14, dan 15
  • Puasa Sya’ban (Nisfu Sya’ban) pada awal pertengahan bulan Sya’ban

Haram Puasa (Waktu-waktu Yang Diharamkan Untuk Puasa)

Waktu haram puasa adalah waktu saat umat Muslim dilarang berpuasa. Hikmah puasa adalah ketika semua orang bergembira, seseorang itu perlu turut bersama merayakannya.

  • Hari Raya Idul Fitri (1 Syawal)
  • Hari Raya Idul Adha (10 Zulhijjah)
  • Hari-hari Tasyrik (11, 12, dan 13 Zulhijjah)

 

Rukun Puasa

  • Niat
  • Meninggalkan segala hal yang membatalkan puasa dari terbit fajar hingga terbenam matahari

Syarat Syah Puasa

  • Islam (tidak murtad)
  • Mummayiz (dapat membedakan yang baik dan yang buruk)
  • Suci dari haid dan nifas
  • Mengetahui waktu diterimanya puasa

Sunah-sunah Ketika Menjalankan Ibadah Puasa

  • Bersahur walaupun sedikit makanan atau minuman
  • Melambatkan bersahur
  • Meninggalkan perkataan atau perbuatan keji
  • Segera berbuka setelah masuknya waktu berbuka
  • Mendahulukan berbuka daripada sembahyang Maghrib
  • Berbuka dengan buah tamar, jika tidak ada dengan air
  • Membaca doa berbuka puasa

Perkara-perkara yang Makruh dilakukan saat Berpuasa

  • Merasa makanan dengan lidah
  • Selalu berkumur-kumur
  • Berbekam kecuali perlu
  • Mengulum sesuatu

Hal-hal / Perkara Yang Membatalkan Puasa

  • Memasukkan sesuatu ke dalam rongga badan
  • Muntah dengan sengaja
  • Bersetubuh atau mengeluarkan mani dengan sengaja
  • kedatangan haid atau nifas
  • Melahirkan anak atau keguguran
  • Gila walaupun sekejap
  • Mabuk ataupun pengsan sepanjang hari
  • Murtad atau keluar daripada agama Islam

Hikmah / Manfaat Puasa 

Ibadah puasa Ramadhan yang diwajibkan Allah kepada setiap mu’min adalah ibadah yang ditujukan untuk menghamba kepada Allah seperti yang tertera dalam QS. Al- Baqarah: 183. Hikmah dari ibadah shaum itu sendiri adalah melatih manusia untuk sabar dalam menjalani hidup. Maksud dari sabar yang tertera dalam al-Quran adalah ‘gigih dan ulet’ seperti yang dimaksud dalam QS. Ali ‘Imran : 146



Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda;

“Setiap amalan kebaikan yang dilakukan oleh manusia akan dilipatgandakan dengan sepuluh kebaikan yang semisal hingga tujuh ratus kali lipat. Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), ‘Kecuali amalan puasa. Amalan puasa tersebut adalah untuk-Ku. Aku sendiri yang akan membalasnya. Disebabkan dia telah meninggalkan syahwat dan makanan karena-Ku. Bagi orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan yaitu kebahagiaan ketika dia berbuka dan kebahagiaan ketika berjumpa dengan Rabbnya. Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada bau minyak kasturi.’” (HR. Muslim no. 1151)

 Keutamaan Sholat Tarawih

Di antara kelebihan Ramadhan itu ialah terdapat di dalamnya perintah berpuasa sebagai salah satu Rukun Islam. Ayat Al Quran pertama diturunkan pada bulan ini, malam 17 Ramadhan. Terdapat satu malam yang melebihi 1000 bulan pahalanya apabila beribadah pada malam tersebut dikenali sebagai Malam Lailatul Qadar. Malam-malam Ramadhan juga  diserikan dengan sembahyang Tarawih dan Tadarus Al Quran. Ketika ditanya oleh Sayidina Ali kwh apakah pahala atau kelebihan mendirikan Sholat Tarawih pada setiap malam di sepanjang Bulan Ramadhan, Rasulullah SAW menjawab:

“Orang-orang Mukmin yang menunaikan sembahyang Tarawih pada malam bulan Ramadhan, akan mendapat kelebihan seperti berikut :

Fadhilah Shalat Tarawih Malam ke 1 :

Dosanya dihapuskan seperti ia baru dilahirkan oleh ibunya.

Fadhilah Shalat Tarawih Malam ke 2 :

Diampunkan dosanya, juga dosa-dosa kedua ibu bapaknya, jika keduanya itu Muslim.

Fadhilah Shalat Tarawih Malam ke 3 :

Dipanggil oleh malaikat dari bawah Arasy dengan seruan “Beramallah, kerana Allah telah mengampunkan dosamu yang telah lalu.”


Fadhilah Shalat Tarawih Malam ke 4 :

Diberi pahala yang sama dengan pahala orang-orang yang membaca Kitab Taurat, Injil, Zabur dan Al Quran.

Fadhilah Shalat Tarawih Malam ke 5 :

Diberi pahala umpama orang yang bersembahyang di Masjidil Haram di Makkah, Masjid Nabawi di Madinah dan Masjidil Aqsa di Palestin.

Fadhilah Shalat Tarawih Malam ke 6 :

Diberi pahala umpama orang yang bertawaf di Baitullah; batu-batu dan pasir-pasir turut memohon ampun untuknya.


Fadhilah Shalat Tarawih Malam ke 7 :

Seperti orang yang hidup sezaman dengan Nabi Allah Musa, yang membantunya mengalahkan Firaun dan Hamman.

Fadhilah Shalat Tarawih Malam ke 8 :

Diberi Allah segala apa yang pernah dikurniakan-Nya kepada Nabi Ibrahim a.s.

Fadhilah Shalat Tarawih Malam ke 9 :

Pahala menyembah Allah baginya seperti Rasulullah SAW dan nabi-nabi menyembah Allah.

Fadhilah Shalat Tarawih Malam ke 10 :

Dikurniakan Allah kebaikan di dunia dan Akhirat

Fadhilah Shalat Tarawih Malam ke 11 :

Keluar dari dunia seperti mana dia dilahirkan bersih dari segala dosa.

Fadhilah Shalat Tarawih Malam ke 12 :

Di Hari Qiamat wajahnya bercahaya dan bersinar umpama bulan purnama.

Fadhilah Shalat Tarawih Malam ke 13 :

Di Hari Qiamat keadaannya aman dari segala kejahatan dan keburukan

Fadhilah Shalat Tarawih Malam ke 14 :

Malaikat akan menjadi saksi (atas sembahyang Tarawihnya itu) di Hari Qiamat ia dibebaskan Allah dari segala kemudaratan.

Fadhilah Shalat Tarawih Malam ke 15 :

Semua malaikat yang memikul Arasy dan Kursi berselawat dan meminta ampun untuknya.

 Fadhilah Shalat Tarawih Malam ke 16 :

Dituliskan baginya lepas dari Neraka dan dimasukkan ke dalam Syurga.

Fadhilah Shalat Tarawih Malam ke 17 :

Diberikan pahala sebanyak pahala para Nabi.

Fadhilah Shalat Tarawih Malam ke 18 :

Malaikat berseru: “Wahai hamba Allah! Bahwasanya telah ridha Allah kepadamu dan kedua ibu bapakmu.”

Fadhilah Shalat Tarawih Malam ke 19 :

Diangkat derajatnya ke dalam Syurga Firdaus.

Fadhilah Shalat Tarawih Malam ke 20 :

Diberikan pahala para syuhada dan solehin.

Fadhilah Shalat Tarawih Malam ke 21 :

Dibuatkan untuknya istana dari nur di dalam Syurga.

Fadhilah Shalat Tarawih Malam ke 22 :

Di Hari Qiamat, ia akan diamankan dari segala dukacita dan kerisauan.

Fadhilah Shalat Tarawih Malam ke 23 :

Dibangunkan untuknya sebuah bandar di dalam Syurga.

Fadhilah Shalat Tarawih Malam ke 24 :

Dibuka peluang baginya berdoa sebanyak 24 kali yang akan dimakbul oleh Allah.

Fadhilah Shalat Tarawih Malam ke 25 :

Diselamatkan dari siksa kubur.

Fadhilah Shalat Tarawih Malam ke 26 :

Dianugerah pahala ibadah baginya selama 40 tahun.


Fadhilah Shalat Tarawih Malam ke 27 :

Dapat melintas titian Sirat di Akhirat kelak, kelajuannya seperti kilat.

Fadhilah Shalat Tarawih Malam ke 28 :

Dianugerahkan baginya 1,000 derajat di Akhirat.

Fadhilah Shalat Tarawih Malam ke 29 :

Dikaruniakan pahala 1,000 ibadah haji yang mabrur.

Fadhilah Shalat Tarawih Malam ke 30 :

 Diseru oleh Allah dengan seruan, “Wahai hamba-Ku! Makanlah buah-buahan Syurga dan mandilah dengan air Salsabil (sebatang sungai yang mengalir dalam Syurga) serta minumlah dari Telaga Kautsar. Akulah Tuhanmu dan engkau adalah hamba-Ku.”



Komentar

Posting Komentar